=================================================================================================================
Sholat Witir: Keutamaan
dan Fadilahnya
Sholat witir adalah
salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ.
Witir berarti “ganjil”, karena jumlah rakaatnya dikerjakan dalam bilangan
ganjil, mulai dari satu rakaat hingga sebelas atau tiga belas rakaat. Sholat
ini biasanya dilakukan setelah sholat Isya hingga menjelang Subuh, dan menjadi
penutup dari sholat malam.
Witir bukan hanya
ibadah tambahan, tetapi ia adalah bentuk kesempurnaan dari sholat malam.
Rasulullah ﷺ sangat menekankan sholat ini, bahkan beliau tidak
pernah meninggalkannya baik dalam keadaan mukim maupun safar.
Dalil Al-Qur’an tentang
Sholat Witir
Meskipun sholat witir
tidak disebut secara langsung dalam Al-Qur’an, namun banyak ayat yang mendorong
umat Islam untuk mendirikan sholat malam. Allah SWT berfirman:
“Dan pada sebagian
malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan
Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra: 79)
Para ulama menafsirkan
ayat ini sebagai dorongan untuk mendirikan sholat malam, dan witir merupakan
penutup dari sholat malam tersebut.
Hadis Rasulullah ﷺ
tentang Sholat Witir
1. Rasulullah ﷺ
bersabda:
“Sesungguhnya Allah itu
witir (esa/ganjil) dan menyukai yang witir, maka lakukanlah sholat witir wahai
ahli Al-Qur’an.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah)
2. Beliau juga
bersabda:
“Jadikanlah akhir
sholat kalian pada malam hari dengan sholat witir. (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Dari Jabir bin
Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa yang
khawatir tidak bisa bangun di akhir malam, maka hendaklah ia sholat witir di
awal malam. Dan barang siapa yang ingin bangun di akhir malam, maka hendaklah
ia sholat witir di akhir malam, karena sholat di akhir malam disaksikan (oleh
malaikat) dan itu lebih utama.”* (HR. Muslim)
Pandangan Para Ulama
tentang Sholat Witir
1. Imam Abu Hanifah
berpendapat bahwa sholat witir hukumnya wajib, berdasarkan keumuman perintah
Nabi ﷺ.
2. Mayoritas ulama**
(Maliki, Syafi’i, dan Hanbali) berpendapat bahwa witir hukumnya sunnah muakkadah
(sunnah yang sangat ditekankan).
3. Imam An-Nawawi**
dalam *Al-Majmu’* menjelaskan: “Para ulama sepakat bahwa sholat witir adalah
sunnah muakkadah dan tidak boleh ditinggalkan secara sengaja.”
4. Ibnu Taimiyah
menyatakan bahwa sholat witir termasuk ibadah yang paling agung setelah sholat
wajib.
Keutamaan dan Fadilah
Sholat Witir
1. Menjadi Sholat
Sunnah yang Paling Ditekankan
Witir adalah sholat sunnah yang sangat
dijaga oleh Rasulullah ﷺ. Beliau tidak pernah
meninggalkannya, baik ketika mukim maupun safar.
2. Sebagai Penutup
Sholat Malam
Rasulullah ﷺ
memerintahkan agar witir menjadi sholat terakhir di malam hari. Hal ini
menunjukkan kesempurnaan ibadah seorang hamba di malam hari.
3. Mendapatkan
Kecintaan Allah SWT
Karena Allah itu Maha
Esa dan mencintai yang ganjil, maka sholat witir menjadi bentuk ibadah yang
dicintai oleh-Nya.
4. Disaksikan oleh
Malaikat
Witir yang dikerjakan
di akhir malam memiliki keutamaan besar karena disaksikan para malaikat, sebagaimana
sabda Rasulullah ﷺ.
5. Menjadi Pembeda
antara Seorang Muslim dengan Orang Kafir
Dalam hadis disebutkan bahwa witir adalah
pembeda antara sholatnya kaum muslimin dengan sholatnya orang kafir (HR. Abu
Dawud).
6. Mendekatkan Diri
kepada Allah
Sholat witir adalah
sarana untuk memperbanyak doa dan munajat. Pada rakaat terakhir, dianjurkan
membaca doa qunut witir, yang penuh makna penghambaan kepada Allah.
Tata Cara Sholat Witir
Jumlah rakaat sholat
witir adalah ganjil: 1, 3, 5, 7, 9, atau 11 rakaat.
Dilakukan setelah
sholat Isya hingga menjelang Subuh.
Bisa dilakukan langsung
salam setiap dua rakaat, lalu ditutup dengan satu rakaat witir.
Dianjurkan membaca doa
qunut pada rakaat terakhir, terutama di separuh akhir bulan Ramadhan menurut
sebagian ulama.
Sholat witir adalah
ibadah sunnah yang sangat mulia, penutup dari sholat malam, dan menjadi salah
satu ciri khas seorang muslim yang taat. Dengan mengerjakan witir, seorang
hamba akan mendapat cinta Allah, keberkahan hidup, dan pahala yang agung.
Rasulullah ﷺ tidak pernah meninggalkan witir, sehingga sudah
sepantasnya kita menjaganya dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang dimudahkan untuk menegakkan sholat witir setiap malam, sehingga hidup kita penuh dengan keberkahan, kedekatan dengan Allah, dan ditutup dengan husnul khatimah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar